MOVIE : Rudy Habibie (Inspirational Movie)

Rudy Habibie
Rudy Habibie, Pulang dari rumah ke Bandung saya dibuat penasaran dengan cerita seorang teman yang sudah menonton film Rudy Habibie. Katanya filmnya keren banget, menceritakan tentang idealismenya pak Habibie. Ia bercerita dengan menggebu-gebu, meskipun waktu sudah menunjukan pukul 12 malam. Dia bercerita tentang karakter Reza Rahardian yang lebih matang dibanding dengan perannya sewaktu di Habibie Ainun. Saya juga pernah dengar di televisi, kalau Reza memang lebih merasa percaya diri dengan perannya di Rudy Habibie, dibanding Habibie Ainun.



Yang saya penasaran dari film ini adalah peran Chealsea Islan. Yang denger-denger dia adalah aktor yang berbakat. Saya suka Chelsea Islan, dalam peran Bintang di Tetangga Masa Gitu bersama Deva Mahendra. Kalau dilihat di peran Sitkom itu, tidak terlihat dia ini pinter acting. Di Merry Riana saya tidak terlalu suka karakter Chelsea. Tapi banyak yang mengatakan, kalau aktingnya selalu bagus.


Rudy Habibie adalah Habibie Ainun season dua. Kalau di film Habibie Ainun menceritakan tentang kehidupan pak Habibie di Jerman, dan partisipasi politik di Indonesia sampai menerbangkan pesawat hingga bertemu dengan Ainun. Untuk Rudy Habibie, menceritakan kisah cinta pak Habibie sebelum bertemu dengan bu Ainun, juga organisasi yang pernah diikuti pak Habibie di Jerman. Memang sekarang banyak film yang berlanjut seperti itu, seperti Ayat-ayat cinta sekarang ada season duanya. Saya tidak kebayang sih Ayat-Ayat Cinta itu season duanya akan seperti apa.



Film Bagus Indonesia



Menurut saya, perfilman Indonesia sekarang sedang bagus-bagusnya. Tidak seperti tahun-tahun belakangan yang saat datang ke bioskop banyak poster pocong di mana-mana. Sekarang kita bisa melihat banyak poster-poster film yang bikin penasaran. Dan mengalahkan film-film luar negeri. Saya dengar dari beberapa teman saya, di bioskop-bioskop penonton Rudy Habibiesaat liburan lebaran kemarin membludak sampai tempat duduk paling depan.
Baca juga film terbaru bioskop Ada Apa Dengan Cinta 2



Seperti yang saya ceritakan di atas, Rudy Habibie ini menceritakan tentang biografi BJ Habibie di Jerman. Ceritanya dimulai dari tempat kelahiran pak Habibie, dan orang yang sangat berpengaruh terhadap kecerdasan dan cita-cita pak Habibie, yaitu ayahnya. Namun, ayahnya meninggal saat shalat berjamaah rakaat terakhir ketika sujud. Cerita haru di mulai dari sini, dimana pak Habibie langsung menggantikan ayahnya yang tiba-tiba meninggal saat sujud terakhir.



Film Terbaik Indonesia



Dari film ini saya mendapatkan pesan Idealisme yang pernah ditanamkan pak Habibie sewaktu kuliah di Jerman. Ia memiliki tekad yang sangat kuat tertanam dalam dirinya. Meskipun rencana kerja saat di PPI ditentang oleh teman-temannya, karena tekad dan keyakinannya pak Habibie tetap mempertahankan program kerjanya.


Rudy Habibie juga menceritakan tentang kekasih pak Habibie yang tidak kalah dramatisnya selain dengan bu Ainun. Namanya Illona, perempuan dari Polandia. Dia menarik hati Habibie karena kecerdasannya. Tapi hubungan mereka tidak bisa berlanjut karena perbedaan agama dan budaya yang mereka miliki. Keputusannya diambil oleh Pak Habibie yang lebih memilih Indonesia ketimbang orang yang dicintainya, Illona. Dan adegan ini sangat mengharukan, saya tidak pernah bertemu satu orang pun dalam hidup saya yang lebih memilih Negara daripada perempuannya. Tapi Rudy Habibie menceritakan bahwa ia sangat mencintai negaranya dibanding perempuan cerdas dan cantik seperti Illona.


Saat menonton film Rudy Habibie, saya lebih sering malu pada diri saya sendiri dan lebih banyak kagum pada orang seperti itu. Pak Habibie hidup dengan prihatin di Achen, Jerman. Dia belajar dengan sungguh-sungguh dan tidak menyia-nyiakan waktu. “Saya hanya tidur empat jam” itulah yang selalu ditekankan dalam film Habibie 1 dan 2. Artinya, Pak Habibie lebih banyak menghabiskan waktu untuk memikirkan sesuatu daripada tidur.

 

Pesan Moral



Setelah saya menonton saya sangat kagum pada karakter Reza dan Chealse Islan. Reza memang bermain lebih bagus di film ini, mungkin karena Reza sudah lebih dekat dengan pak Habibie. Yang lebih saya kagumi adalah karakter dari Chelsea Islan. Dia berperan sebagai orang luar negeri yang pandai berbahasa Indonesia. Dan dialek baratnya dipraktekan dengan sangat bagus seperti orang barat asli. Nonton deh atau kalau belum nonton yang pertama tonton dulu film Habibie dan Ainun.

 
Load disqus comments

0 komentar

Iklan Bawah Artikel